Kamar-kamar (Al-Ĥujurāt):15 - Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar.
Pengampunan (At-Tawbah):41 - Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan maupun berat, dan berjihadlah kamu dengan harta dan dirimu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.
Pengampunan (At-Tawbah):88 - Tetapi Rasul dan orang-orang yang beriman bersama dia, mereka berjihad dengan harta dan diri mereka. Dan mereka itulah orang-orang yang memperoleh kebaikan, dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.
Satu barisan (Aş-Şaf):10 - Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih?
Satu barisan (Aş-Şaf):11 - (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.
Satu barisan (Aş-Şaf):12 - Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam jannah 'Adn. Itulah keberuntungan yang besar.
Satu barisan (Aş-Şaf):13 - Dan (ada lagi) karunia yang lain yang kamu sukai (yaitu) pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat (waktunya). Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang beriman.
Pengampunan (At-Tawbah):24 - Katakanlah: "jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya". Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.
Tuesday, September 3, 2013
Keutamaan khuruj fisabilillah/ Keluar di Jalan Allah
Keutamaan Khuruj Fisabilillah / Keluar di Jalan Allah ..
Kamar-kamar (Al-Ĥujurāt):15 - Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar.
Pengampunan (At-Tawbah):41 - Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan maupun berat, dan berjihadlah kamu dengan harta dan dirimu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.
Pengampunan (At-Tawbah):88 - Tetapi Rasul dan orang-orang yang beriman bersama dia, mereka berjihad dengan harta dan diri mereka. Dan mereka itulah orang-orang yang memperoleh kebaikan, dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.
Satu barisan (Aş-Şaf):10 - Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih?
Satu barisan (Aş-Şaf):11 - (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.
Satu barisan (Aş-Şaf):12 - Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam jannah 'Adn. Itulah keberuntungan yang besar.
Satu barisan (Aş-Şaf):13 - Dan (ada lagi) karunia yang lain yang kamu sukai (yaitu) pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat (waktunya). Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang beriman.
Pengampunan (At-Tawbah):24 - Katakanlah: "jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya". Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.
Kamar-kamar (Al-Ĥujurāt):15 - Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar.
Pengampunan (At-Tawbah):41 - Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan maupun berat, dan berjihadlah kamu dengan harta dan dirimu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.
Pengampunan (At-Tawbah):88 - Tetapi Rasul dan orang-orang yang beriman bersama dia, mereka berjihad dengan harta dan diri mereka. Dan mereka itulah orang-orang yang memperoleh kebaikan, dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.
Satu barisan (Aş-Şaf):10 - Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih?
Satu barisan (Aş-Şaf):11 - (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.
Satu barisan (Aş-Şaf):12 - Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam jannah 'Adn. Itulah keberuntungan yang besar.
Satu barisan (Aş-Şaf):13 - Dan (ada lagi) karunia yang lain yang kamu sukai (yaitu) pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat (waktunya). Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang beriman.
Pengampunan (At-Tawbah):24 - Katakanlah: "jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya". Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Mengkhususkan yang Umum Tanpa Dalil
ReplyDeleteImam Syafi’i mengemukakan suatu kaedah ushul fiqh dalam Kitab Ar Risalah, yaitu :
“Semua perkataan yang umum dalam sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dibawa kepada keumumannya sampai diketahui hadits yang shahih dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang menunjukkan bahwa yang diinginkan darinya adalah sebagian makna tanpa yang lainnya”.
(Ar Risalah hal. 341.)
Perintah untuk berdakwah dalam al-Qur’an dan Hadits sangatlah banyak akan tetapi dalil-dalil tersebut bersifat umum, artinya:
1. semua orang boleh berdakwah dengan syarat telah memiliki kemampuan untuk berdakwah.
2. cara atau metode yang digunakan bebas, tidak mengikat, sepanjang tidak bertentangan dengan hukum-hukum syar’i
Sementara saudara-saudara di JT mempunyai keyakinan bahwa “khuruj itu suatu metode dakwah yang lebih sempurna atau lebih baik” daripada metode dakwah yang lain. Keyakinan seperti ini berarti telah mengkhususkan sesuatu yang bersifat umum, sehingga memerlukan dalil.
====================================================================
PERTANYAAN :
Sampaikan 1 (satu) saja hadits shahih, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alahisallam telah MENGKHUSUSKAN suatu metode dakwah, yaitu dengan cara “khuruj”, karena khuruj itu lebih utama, lebih sempurna dan lebih baik dari pada metode dakwah yang lain?
====================================================================
Kalau tidak bisa, berarti KEYAKINAN “KHURUJ” ITU BID’AH, karena mengkhususkan sesuatu yang umum tanpa dalil = melakukan ibadah tanpa dalil = bid’ah = sesat.
Bila masuk kamar mandi dengan cara sunnah saja jelaskan oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam dengan adanya hadits yang shahih (do’a dan cara) lalu mengapa tidak ada hadits shahih yang mengajarkan tentang Khuruj (baik sifat, cara dan waktunya)? padahal katanya khuruj itu “lebih utama, lebih mulia, menyempurnakan dan lebih baik” dari metode dakwah yang lain. Pantaskah khuruj dikatakan sunnah padahal tidak ada hadits shahih yang menjelaskannya?, bahkan tidak pernah di jelaskan oleh imam yang 4 padahal Beliau semua menjelaskan segala hal tentang Hadits Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam?.
MAKA BERPIKIRLAH WAHAI ORANG-ORANG YANG DIBERI AKAL!
Dari Abu Bakar As Shiddiq ra, ia berkata: Bahwasannya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya Iblis berkata: ‘Aku merusakkan mereka (umat Islam) dengan dosa-dosa, lalu mereka (orang Islam) merusakkan aku dengan istighfar, maka tatkala aku melihat demikian, aku merusakan mereka (orang Islam) dengan hawa keinginan bid’ah, lalu mereka menyangka bahwa mereka itu mendapat petunjuk yang benar, maka mereka (orang Islam) tidak memohon ampunan. (HR Ibnu Abi Ashim)
Ibnu Rajab Al Hambali rahimahullah berkata,
“Setiap yang dibuat-buat lalu disandarkan pada agama dan tidak memiliki dasar dalam Islam, itu termasuk kesesatan. Islam berlepas diri dari ajaran seperti itu termasuk dalam hal i’tiqod (keyakinan), amalan, perkataan yang lahir dan batin.” [Jaami’ul ‘Ulum wal Hikam, 2: 128.]
Bila khuruj itu dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah serta pada akhirnya surgalah yang menjadi tujuan pastilah ada hadits yang shahih dari baginda Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam, Beliau Shallallahu’alaihiwasallam bersabda , yaitu :
“Tidaklah tersisa suatu perkara yang dapat mendekatkan ke surga dan menjauhkan diri dari neraka kecuali telah dijelaskan (oleh Nabi Shollallahu ‘alaihi wa Sallam ) kepada kalian”
(HR. Thobroni dalam Mu’mamul Kabiir no. 1647, hadits ini dinyatakan shohih oleh Al Albani dalam Ash Shohihah (via software Al-Maktabah Asy Syamilah) no. 1803 dan Syaikh ‘Ali bin Hasan bin Abdul Hamiid Al Halabi hafidzahullah dalam ‘Ilmu Ushul Bida’ hal. 19 terbitan Dar Ar Rooyah, Riyadh).
“Sesungguhnya tidak ada Nabi sebelumku kecuali wajib bagi mereka menunjukkan kebaikan yang ia ketahui pada umatnya dan memperingatkan keburukan yang ia yang ia ketahui kepada mereka”
(HR. Muslim no. 1844).